Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh bangsa yang sangat dicintai masyarakat. Prof. Ahmad Syafii Maarif menghembuskan nafas terakhirnya di Yogyakarta.
Wafatnya Buya Syafii Maarif menjadi duka mendalam bagi siapa saja. Tak terkecuali Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ganjar menyebut Buya adalah Bapak Bangsa.
Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Dr. Edi Santoso mengatakan Buya Syafii merupakan tokoh bangsa yang selama hidup berada di garda terdepan dalam isu keindonesiaan.
Menko PMK Muhadjir Effendy, mengatakan, almarhum Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif, adalah tokoh agama yang sederhana dan bersahaja dan memiliki pemikiran yang luas
Indonesia kembali kehilangan sosok Cendekiawan Islam, tokoh besar Muhammadiyah Prof. Ahmad Syafii Maarif telah menghembuskan nafas terakhirnya di Yogyakarta
Bagi Presiden Jokowi, almarhum Buya Syafii Maarif sebagai guru bangsa. Orang nomor 1 di Indonesia itu juga menilai beliau sebagai kader terbaik Muhammadiyah.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi menyatakan bahwa Buya Ahmad Syafii Maarif merupakan tokoh yang banyak berjasa bagi bangsa dan negara.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili keluarga besar institusi Polri menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas  wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif.
Mantan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, mengungkapkan persaingan ketat di posisi bek kanan skuad Garuda sejak era Shin Tae-yong, menekankan hubungan.
Pemain Timnas Indonesia, Dean James dilaporkan NAC Breda ke KNVB setelah pendaftaran status kewarganegaraan Indonesia oleh klubnya, Go Ahead Eagles dipertanyakan.
Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.