Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di bantaran Sungai Oya, tepatnya wilayah Sriharjo, Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Rabu (17/9/2025). Temuan mayat itu sontak menggegerkan warga sekitar.
Seorang remaja laki-laki inisial BK (14) ditemukan tewas usai tenggelam di tempuran Sungai Oya, Desa Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Kamis (23/5/2024).
Seorang bocah laki-laki usia 13 tahun hilang ketika bermain di Sungai Oya, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (29/3/2024) pagi.
Sebuah video berdurasi 9 detik memperlihatkan kemunculan seekor buaya yang akan ditangkap oleh seorang warga di Sungai Oya, di kawasan Hutan Wanagama, Kelurahan Banaran, Kapanewon Playen, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, viral di media sosial.
Bencana tanah longsor kembali terjadi di sejumlah wilayah di Gunungkidul, Yogyakarta pada Rabu (15/02/2023). Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi.
Warga di Padukuhan Kedungwanglu, Banyusoca, Playen, Gunungkidul, Selasa (14/2/2023) , sibuk menggendong anak sekolah melintasi jembatan yang terendam banjir.
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di pinggir sungai Oya, di Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoca, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.
Mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Oya, wilayah Selopamioro, Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (17/2/2022) pagi, akhirnya terungkap.
Warga Putat Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Kamis ( 17/2/2022) pagi dihebohkan dengan adanya penemuan mayat yang mengapung di sungai Opak Oya di desa tersebut.
Suseno (63), warga Padukuhan Jatirejo, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, yang hilang terseret arus sungai Oya, akhirnya ditemukan
Suseno (63 thn), warga Padukuhan Jatirejo, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, dilaporkan hilang terseret arus sungai Oya (7/11/2021)
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.