Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Subhan Cholid mengatakan, terpilihnya Mashariq sebagai penyedia layanan haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dilakukan dengan beberapa pertimbangan.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri (Diryanlu) Ditjen PHU Kemenag,, Subhan Cholid mengatakan seluruh proses pengadaan layanan haji 1445 H/2024 M di Arab Saudi telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid menjelaskan bahwa sebelum ditetapkan skema murur, Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan serangkaian pembahasan dengan otoritas Arab Saudi.Â
Baru-baru ini beredar informasi soal jemaah haji 2023 Indonesia tertahan di Muzdalifah berjam-jam. Namun, penyebab tertahan tersebut akhirnya terungkap dan dij
Lantunan talbiah sepanjang malam hingga pagi ini terus dilafalkan 2,5 juta jemaah haji di tempat mustajab itu, termasuk oleh 229 ribu jemaah calon haji Indonesia.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan bahwa sudah ada 6.383 calon haji Indonesia gelombang pertama yang tiba di Madinah.
Kementerian Agama (Kemenag) terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, baik di Tanah Air maupun Tanah Suci. Direktur Layanan Haji Luar
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bergerak cepat. Tiba di Makkah pada 11 Maret 2023, Menag langsung mengunjungi Arafah untuk mengecek persiapan fasilitas jemaah haji 2023.
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama terus mempersiapkan layanan bagi jamaah haji. Proses finalisasi dikebut, khususnya setelah adanya kepastian jumlah kuota jamaah Indonesia.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.