Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.Â
Presiden RI Prabowo Subianto secara khusus menegaskan pentingnya semangat Bandung dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7).
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan AS Spirit Airlines terkena tembakan saat akan mendarat di Port-au-Prince, Haiti, Senin (11/11/2024) waktu setempat.
Wakil Gubernur Bali, Prof Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka Bali Spirit Festival 2022 di Puri Padi Ubud, Wagub Cok Ace menyampaikan rasa syukur karena event berskala internasional ini dapat kembali digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19
Belakangan ini, dunia hiburan dihebohkan dengan tren adopsi spirit doll atau boneka arwah. Boneka yang merupakan benda mati, namun sebagian orang memperlakukannya seperti makhluk hidup. Beberapa orang tersebut bahkan tidak segan untuk merawat para boneka arwah layaknya seorang bayi.
Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan, bahwa menganggap spirit doll sebagai anak atau teman kemungkinan dapat menjadi tanda bahwa seseorang mengalami delusi.
Anak yang terlalu banyak melihat konten spirit doll di media sosial dapat mempercayai keyakinan yang salah dan bertentangan dengan kenyataan, menurut psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto.
Muncul tren baru di kalangan artis Indonesia, yakni mengadopsi Sprit Doll. Boneka itu diperlakukan seperti bayi beneran. Ketua MUI Cholil Nafis angkat bicara.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.