Artis sensasional Nikita Mirzani sindir orang tua Brigadir J yang meminta agar almarhum anaknya dapat naik pangkat anumerta dua tingkat jadi Aipda, Senin (20/2)
Kedua orang tua Brigadir J meminta memulihkan nama baik anaknya kepada Polri. Hal disampaikan langsung kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamarunddin Simanjuntak.
Polisi akan melanjutkan kasus hilangnya uang Rp200 juta milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan.
Sidang vonis Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar hari ini, Senin (13/2/2023) pukul 09.30 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Adapun link live stream
Dalam kesempatan berhadapan dengan Bharada E di persidangan waktu itu, keluarga Brigadir J terang-terangan menyebut bahwa anak buah Ferdy Sambo itu disebutnya..
Kala itu, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat langsung naik pitam ketika mendengar pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong tentang sosok Putri Candrawathi. Namun...
Momen Bharada E sungkem ke orangtua Brigadir J itu terjadi sebelum Rosti Simanjuntak menangis di hadapan terdakwa Bharada E, hal itu pun merupakan momen yang...
Momen ibunda Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak menangis di hadapan Richard Eliezer atau Bharada E menjadi salah satu. . .
Saat itu, adik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Reza Hutabarat blak-blakan mengatakan bahwa ia memang tak dendam pada Bharada E, hanya saja
Adik Brigadir J, Reza Hutabarat sempat berbicara tentang kesedihan kehilangan sosok abang tersayang dan bicara tentang sosok Bharada E sang pembunuh sosok abang
Keluarga Brigadir J beserta orang tuanya menjadi saksi dalam persidangan. kini beredar sebuah video keluarga Brigadir J sedang bersenang dan berjoget bersama
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.