News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruu Omnibus Law Kesehatan

Ratusan Nakes Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Kesehatan dan Ancam Mogok Kerja, Puan Maharani: Silakan Tempuh Jalur MK

Ratusan Nakes Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Kesehatan dan Ancam Mogok Kerja, Puan Maharani: Silakan Tempuh Jalur MK

Ratusan nakes berunjuk rasa menolak pengesahan RUU Kesehatan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI di depan gedung DPR/MPR RI Selasa (11/7/2023).
RUU Kesehatan Disahkan Hari Ini, Ribuan Nakes Kepung Gedung DPR RI "Stop Bahas RUU Titipan Asing dan Kapitalis"

RUU Kesehatan Disahkan Hari Ini, Ribuan Nakes Kepung Gedung DPR RI "Stop Bahas RUU Titipan Asing dan Kapitalis"

Ribuan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai organisasi profesi kesehatan mengepung gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023).
Demokrat Minta Penundaan Pengesahan Rancangan Undang-Undang RUU Kesehatan

Demokrat Minta Penundaan Pengesahan Rancangan Undang-Undang RUU Kesehatan

Anggota DPR RI Herman Khaeron mengatakan Fraksi Demokrat meminta penundaan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law, yang sudah diputuskan di tingkat pertama.
Tuai Kontroversi, Gus Imin: Jangan Tergesa-gesa Sahkan RUU Kesehatan

Tuai Kontroversi, Gus Imin: Jangan Tergesa-gesa Sahkan RUU Kesehatan

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menilai RUU Kesehatan Omnibus Law yang kini sedang dibahas DPR bersama Pemerintah masih mengandung kontroversi yang cukup serius.
Ketua IAI sebut Multi Profesi dalam RUU Kesehatan Omnibus Law Berdampak Keselamatan Pasien

Ketua IAI sebut Multi Profesi dalam RUU Kesehatan Omnibus Law Berdampak Keselamatan Pasien

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Noffendri Roestam menyoroti dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law ada multi Organisasi Profesi (OP).
Ribuan Dokter Geruduk Gedung DPR, Ketum IDI Tegaskan Tak Ada Urgensi dalam RUU Kesehatan

Ribuan Dokter Geruduk Gedung DPR, Ketum IDI Tegaskan Tak Ada Urgensi dalam RUU Kesehatan

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Adib Khumaidi menegaskan bahwa tidak ada urgensi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law
Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law, Ribuan Nakes Lakukan Aksi di Gedung DPR

Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law, Ribuan Nakes Lakukan Aksi di Gedung DPR

Ikatan Dokter Indonesia melakukan aksi damai di depan gedung DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang Kesehatan (RUU Kesehatan Omnibus Law). Imbas dari RUU terseb
Harap Didukung Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law, Organisasi Profesi Kesehatan Lampung Kecewa Jawaban Gubernur

Harap Didukung Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law, Organisasi Profesi Kesehatan Lampung Kecewa Jawaban Gubernur

Setelah datangi DPRD Provinsi Lampung, puluhan anggota dari organisasi profesi kesehatan di Lampung menggeruduk kantor Gubernur Lampung, Kamis (11/5/2023).
Penolakan Omnibus Law Kesehatan, DPR Sebut Tidak Akan Hapus Organisasi Profesi

Penolakan Omnibus Law Kesehatan, DPR Sebut Tidak Akan Hapus Organisasi Profesi

DPR menegaskan bahwa RUU Kesehatan atau Omnibus law kesehatan tidak akan menghapus peran organisasi profesi medis dan kesehatan yang ada di Indonesia.
Dinilai Punya Banyak Kelemahan dan Potensi Kriminalitas, Ramai-ramai Nakes Tolak Omnibus Law Kesehatan

Dinilai Punya Banyak Kelemahan dan Potensi Kriminalitas, Ramai-ramai Nakes Tolak Omnibus Law Kesehatan

Dinilai punya banyak kelemahan dan potensi kriminalitas, ramai-ramai nakes tolak omnibus law kesehatan. 
Ribuan Nakes di Pamekasan Mogok Kerja, Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD

Ribuan Nakes di Pamekasan Mogok Kerja, Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD

Ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di Pamelasan Madura, Jawa Timur, lakukan mogok kerja dan gelar unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan, Senin (8/5).
Kompak Aksi Damai Tolak Omnibus Law Kesehatan, Tenaga Medis Gorontalo Pastikan Tak Ganggu Layanan

Kompak Aksi Damai Tolak Omnibus Law Kesehatan, Tenaga Medis Gorontalo Pastikan Tak Ganggu Layanan

"Melakukan aksi demo tanpa meninggalkan kewajiban sebagai seorang ASN maupun karyawan dan tidak bisa meremehkan tugas sebagai seorang profesional,"
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT