Mensos Sosial Tri Rismaharini mengakui, kemiskinan di daerah perbatasan dapat mengancam kedaulatan negara dan berpotensi memecah keutuhan dan persatuan bangsa.
Mensos Risma mengadakan pertemuan bilateral dengan Direktur Pusat Pengembangan  OECD Ragnheidur Elin Arnadottir (Ragga) serta Direktur Urusan Tenaga Kerja dan Sosial OECD Stefano Scarpetta.
Mensos Risma siap datang ke MK jika dirinya terima undangan perihal memberikan keterangan pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mampu menyalurkan bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat dengan baik.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkapkan alasan Menteri Sosial Tri Rismaharini tidak ikut Presiden Jokowi saat membagikan bansos beberapa waktu belakangan.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menegaskan tidak ada intervensi yang dilakukannya saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Kementerian Sosial (Kemensos) terkait dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) penyaluran beras tahun 2020.
KPK memulai penyidikan kasus dugaan korupsi bansos beras untuk KPM PKH tahun 2020-2021 di Kemensos. KPK juga mengeledah Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial
Kasus dugaan korupsi bansos beras untuk KPM PKH tahun 2020-2021 di Kemensos RI telah dilakukan penyidikan oleh KPK. Penyidik geledah Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial.
Detik-detik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Selasa (23/5/2023) menggeledah kantor Tri Rismaharini atau yang kerap disapa Risma, yakni kantor Kemens
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.