Media Vietnam, Soha.vn, secara tak terduga meramalkan bahwa Timnas Indonesia akan menjadi wakil Asia Tenggara yang harumkan nama ASEAN di Piala Dunia 2034.
Arab Saudi, yang baru saja dikalahkan 0-2 oleh Timnas Indonesia pada bulan November 2024 lalu, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 oleh FIFA.
Ucapan Gianni ini tidak hanya untuk Arab Saudi saja. Tapi juga tuan rumah Piala Dunia 2026, Maroko, Portugal dan Spanyol sekaligus edisi 100 tahun Piala Dunia di Argentina, Paraguay dan Uruguay.Â
Australia memutuskan mundur dari pasar tawaran tuan rumah Piala Dunia 2034, kini hanya Arab Saudi yang satu-satunya mendaftarkan diri dalam bidding tersebut.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan tiga alasan Indonesia yang akhirnya membatalkan diri mengajukan bidding untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Keputusan ini pun bertolak belakang dari apa yang diinginkan oleh Indonesia yakni menjadi bagian dari tuan rumah bersama Piala Dunia 2034 bersama Australia.Â
FIFA secara khusus membuka kesempatan bagi negara di bawah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Oseania (OFC) untuk maju dalam bidding Piala Dunia 2034 hingga 31 Oktober 2023 mendatang.Â
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan Indonesia punya ambisi menggelar Piala Dunia 2034, sehingga berencana melakukan bidding alias penawaran tuan rumah.
Australia menjadi salah satu negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 dengan mengajak beberapa negara lain, termasuk Indonesia.Â
Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Imbas dari hal ini, PSSI kemungkinan akan menerima saksi dari FIFA. Kabar buruk ini tentu membuat kecewa.
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?