Adapun AKP Rita Yuliana bahkan sampai disebut-sebut sosok perempuan yang dekat dengan Ferdy Sambo, meskipun hal tersebut berujung tidak ada buktinya. Setelah...
AKP Rita Yuliana sempat diterpa isu miring ketika kasus kematian Brigadir J mencuat. Dirinya kala itu diisukan memiliki hubungan 'khusus' dengan Ferdy Sambo
Tak hanya itu, sosok AKP Rita Yuliana yang mengaku bahwa dia tak ada kaitannya dengan Ferdy Sambo itu cenderung tak menggubris komentar negatif netizen dan...
Meski Kamaruddin tak secara spesifik menyebut nama AKP Rita Yuliana, namun banyak netizen yang menyinggung bahwa sosok wanita 'piala bergilir'Â Ferdy Sambo..
Bharada E memberikan kesaksian menggemparkan soal Ferdy Sambo dan wanita misterius yang diduga berkaitan dengan pembunuhan Brigadir J. Sambo pun buka suara.
Ferdy Sambo buka suara soal pernyataan Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Menurut pengakuannya, ada seorang wanita menangis keluar dari rumah Sambo.
Adapun ini sudah menjadi yang kedua kalinya nama AKP Rita Yuliana disebut dan dituding ada kaitannya dengan Ferdy Sambo. Meski Kamaruddin Simanjuntak tak. . .
Ya, Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa diduga motif pembunuhan Brigadir J dilandasi rasa dendam Ferdy Sambo terhadap sosok ajudannya itu. Muncul pernyataan..
Kamaruddin Simanjuntak pengacara hukum Brigadir J memberikan pernyataan mencengangkan soal kasus pembunuhan Brigadir J. Kamaruddin membeberkan motif Ferdy Sambo
Hal itu bermula ketika ada pernyataan Kamaruddin Simanjuntak yang menyudutkan Ferdy Sambo hingga nama AKP Rita Yuliana pun jadi terbawa-bawa. Tak hanya itu. . .
Meski tak menyebut nama AKP Rita Yuliana secara spesifik, netizen banyak mengaitkan bahwa maksud Kamaruddin tentang sosok wanita 'piala bergilir' Ferdy Sambo...
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.