Pertumbuhan ekonomi nasional secara menyeluruh tak lepas dari adanya peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tak terkecuali usaha ultra mikro.
Melalui produk MT 200 (Madani Tumbuh 200) yang merupakan pengembangan dari ULaMM, PNM menyalurkan pembiayaan hingga Rp200 juta kepada pengusaha mikro dan kecil.
Pemberdayaan perempuan prasejahtera bukan sekadar program, melainkan unique selling point yang menjadi pembeda utama PNM dalam menghadirkan layanan keuangan.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mendukung penguatan ekonomi masyarakat subsisten, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro yang dilakukan PNM melalui Mekaar.
PNM kembali menggelar lomba video Madani Visual Parade (MVP) sebagai ajang bagi ribuan pelajar untuk membuat karya terbaik dengan mengusung tema âIbuku Pahlawankuâ.
Sebanyak 12 foto terbaik dari PNM Journalistâs Photo Journey 2025 yang mengusung tema Perempuan Lentera Kehidupan, dipamerkan di Stasiun MRT Bundaran HI.
PNM tidak hanya berfokus pada pemberdayaan nasabah, tetapi juga memberi ruang bagi para karyawannya untuk berkembang secara profesional, sosial, dan personal.
PNM melalui program Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera telah menjangkau 22,7 juta perempuan prasejahtera di 6.165 kecamatan di seluruh Indonesia.
Relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali turun langsung ke sejumlah titik terdampak untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Lebih dari 2.000 paket abon kemasan produksi nasabah PNM dari Serang serta rendang siap saji buatan nasabah PNM Padang dikirimkan ke lebih dari 10 titik distribusi wilayah bencana.
PNM menjadi satu dari 25 perusahaan nasional yang berhasil menembus kategori tertinggi dalam penilaian yang diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).