Perseteruan Pesulap Merah vs Gus Samsudin belum berhenti, Kini ada pernyatan sosok ini bongkar rahasia pesulap merah dan Gus Samsudin, tuding cuma settingan.
Jakarta â Pesulap merah diketahui kerap kali terlibat dalam perseteruan dengan para dukun akibat konten bongkar trik tipu-tipu. Pemilik nama asli Marcel Radhival itu pernah dipolisikan oleh Gus Samsudin hingga disomasi Rara pawang hujan. Dia diketahui tak Cuma menggandeng Hotman Paris, namun juga Sunan Kalijaga.
Jakarta â Pesulap merah atau Marcel Radhival sebelumnya blak-blakan mengaku tidak takut dengan ancaman para dukun seperti Gus Samsudin hingga Rara pawang hujan yang melayangkan somasi. Kini, giliran pesulap merah yang mengambil tindakan dengan menggandeng pengacara Hotman Paris.
Beredar di media sosial dan viral video pesulap merah buktikan ilmu perguruan yang klaim anti tonjok, ternyata tidak kebal hingga menuai banyak komentar netizen
Praktek perdukunan yang menyita atensi publik. kini Pesulap Merah sindir Gus Samsudin yang ngaku akan bertemu di Jakarta buat pembuktian: Koar-koar doang, 11/8
Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin, Pasca ricuh, Gus Samsudin sebut praktek pengobatan Nur Dzat Sejati Tetap Buka: hanya cooling down saja, 8/8/2022
Perseteruan Pesulap Merah dengan Gus Samsudin tak temui titik terang. bahkan selain Pesulap Merah, Gus Samsudin ngaku laporkan 35 akun Youtube yang menuduhnya.
Bikin heboh Pengacara Gus Samsudin bongkar identitas pesulap merah, Kades jadi sorotan dituding share KTP Asli Marchel hingga tuai banyak kritik dari publik.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.