Ambisi Persija Jakarta untuk menyalip Persib Bandung di papan atas klasemen Super League 2025/2026 harus kandas secara menyakitkan. Macan Kemayoran harus
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan pengalamannya saat bertemu dengan pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, dan Luka Modric. Pertemuan itu terjadi ketika sang juru taktik asal Kroasia pulang ke negaranya meninggalkan Persib untuk sementara.Â
Teka-teki rumor Bojan Hodak masuk radar pelatih baru Timnas Indonesia perlahan mulai terungkap. Pihak manajemen Persib Bandung pun buka suara menanggapi isu itu.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi  Pratama mengkonfirmasi isu tersebut. Dia memastikan masuknya Bojan Hodak dalam bursa pelatih Timnas Indonesia adalah hoaks.Â
Legenda hidup Persib Bandung, Atep Rizal, mendukung Bojan Hodak untuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Pasalnya, dia menilai juru taktik asal Kroasia itu memiliki karakter melatih yang cocok dengan gaya permainan skuad Garuda.
Legenda Persib Bandung, nilai Bojan Hodak Pantas Gantikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Keberhasilannya itu membuat banyak pihak menilai Hodak memiliki kapasitas
Legenda hidup Persib Bandung, Atep Rizal, menyebut Bojan Hodak cocok menjadi pelatih Timnas Indonesia. Jika pelatih Maung Bandung itu hengkang, apakah Bobotoh rela?
Salah satu mantan pelatih berlabel Timnas Indonesia yang sukses di Tanah Air berbagi kisah empat kali gagal menahkodai Persib Bandung gara-gara hal ini. Siapa?
Persib Lolos ke Babak Grup ACL Two 2025/2026 Usai Tumbangkan Manila Digger 2-1. pelatih Haijun Li mengakui kualitas anak asuh Bojan Hodak memiliki ciri permainan
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.