PT Angkasa Pura Aviasi resmi mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) di Bandara Internasional Kualanamu yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Empat bandara yang ada di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh dipastikan tetap beroperasi normal dalam melayani penumpang selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)
Tercatat pada periode Januari - Oktober 2025 Bandara Kualanamu telah melayani sebanyak 2 juta penumpang internasional. Apabila dibandingkan dengan tahun 2024 hanya melayani 1,85 juta penumpang. Hal ini menunjukkan tren pertumbuhan positif terhadap jumlah penumpang internasional year - on - year (YoY) sebesar 7,3%.
PT Angkasa Pura Aviasi melaporkan data pergerakan penumpang selama periode Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 yang berlangsung dari 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Bandara Internasional Kualanamu mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut berhasil menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu-sabu seberat 50 kilogram dan 100.350 butir pil ekstasi. Pada operasi
ngkasa Pura Aviasi mencatat angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, periode 18 hingga 30 Desember 2024, dengan estimasi penumpang di Bandara Kualanamu
Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Heriyanto Wibowo mengatakan, selama 18 hari pelaksanakan libur natal 2023 dan tahun baru 2024 seluruh agenda pelaksanaan pengamanan Nataru telah resmi kita tutup sejak 5 Januari 2024.
PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Kualnamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), memproyeksikan sebanyak 450 ribu penumpang pesawat bak
Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.