Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper di rumah seorang warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, pada Senin (16/2/2026 lalu), meminta agar pelaku dihukum mati.Â
Pembunuhan sadis terjadi di sebuah kos-kosan Jalan Bhineka Jati Jaya IX, Nomor 15, Kuta, Badung, pada Jumat (3/5/2024) dini hari. Korban merupakan seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) bernama Rianti Agnesia (23).
Pelaku pembunuhan wanita dalam koper, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan di Gedung Auditorium Muhammadiyah Palembang pa
Teka teki motif pembunuhan mayat dalam koper terungkap. Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap kasus pembunuhan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) bernama Angelina Natania yang mayatnya dimasukan dalam koper dan dibuang di Taman Hutan Raya Raden Soerjo, kawasan Gajah Mungkur, Pacet, Mojokerto, pada Rabu (7/6/2023).
Pelaku mutilasi mayat dalam koper merah yang ditemukan di daerah Tenjo Kabupaten Bogor DA (35) ternyata sempat mengambil uang korban R (43) Rp30 juta.
Hal tersebut dijelaskan Kasat Reskrim AKP Yohanes Redhoi Sigiro saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Sabtu (18/3/2023),
Polres Bogor beberkan ciri-ciri dari mayat mutilasi yang ditemukan di dalam koper di Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor beberapa hari lalu dari
PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).