Untuk mengeruk dan menormalisasi drainase di Kecamatan Manggala khususnya di blok 8 dan 10 yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya, Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengerahkan ekskavator.
Sebanyak 63 jiwa dari 17 Kepala Keluarga tercatat harus mengungsi akibat banjir sejak pukul 22.13 Wita, Sabtu (10/1) di area Kodam III, Biringkanaya, Makassar.
Berbagai bantuan terus disalurkan oleh sejumlah pihak kepada para korban banjir yang ada di Kota Makassar, mulai dari perseorangan, instansi, maupun lembaga pendidikan.
Akibat intensitas hujan yang tinggi yang terus mengguyur kota Makassar, Sulawesi Selatan menyebabkan sejumlah pemukiman warga terendam banjir seperti yang terjadi di jalan Swadaya.
Hujan deras mengguyur Makassar, Sulawesi Selatan akibatkan sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga terendam banjir termasuk sejumlah sekolah, siswa diliburkan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mencatat, warga yang terdampak banjir bertambah menjadi 1.366 jiwa yang tersebar di sejumlah Kecamatan di Makassar.
Hujan deras disertai angin kencang masih melanda sebagian wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada pemukiman warga yang terendam banjir di Makassar. Di wilayah Antang, Kecamatan Manggala ketinggian air mencapai 1 meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca Makassar yang akan diguyur hujan pada pagi hingga malam hari.
PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).