News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maha Suci Allah

5 Aliran Sesat yang Pernah Ada di Indonesia, Mulai dari Mengaku Sebagai Bunda Maria hingga Ada yang Obral Tiket Surga Rp 10 Ribu

5 Aliran Sesat yang Pernah Ada di Indonesia, Mulai dari Mengaku Sebagai Bunda Maria hingga Ada yang Obral Tiket Surga Rp 10 Ribu

5 Aliran Sesat yang Pernah Ada di Indonesia, Mulai dari Mengaku Sebagai Bunda Maria hingga Ada yang Obral Tiket Surga Rp 10 Ribu. Adapun aliran sesat tersebut..
Aliran-aliran Sesat Ini Pernah Eksis di Indonesia, dari Tiket Surga Diobral Rp 10 Ribu, Anggap Salat Tak Penting, hingga Ubah Rukun Islam

Aliran-aliran Sesat Ini Pernah Eksis di Indonesia, dari Tiket Surga Diobral Rp 10 Ribu, Anggap Salat Tak Penting, hingga Ubah Rukun Islam

Seperti di Indonesia misalnya, terdapat beberapa sekte atau aliran sesat yang justru jauh dari ajaran agama Islam.
Sejumlah Sekte Sesat Ini Pernah Ada di Indonesia, Ada yang Bilang Salat 5 Waktu Tak Penting, Ada yang Jual 'Tiket' Surga Rp 10 Ribu

Sejumlah Sekte Sesat Ini Pernah Ada di Indonesia, Ada yang Bilang Salat 5 Waktu Tak Penting, Ada yang Jual 'Tiket' Surga Rp 10 Ribu

Namun sepeninggal Nabi Muhammad SAW, justru malah banyak orang-orang yang membuat sekte-sekte yang justru membuat banyak orang tersesat ke arah yang salah.
5 Aliran Sesat Ini Ada di Indonesia, Ada yang Seenaknya Ganti Kalimat Syahadat, Ada yang Ngaku Titisan Bunda Maria dan Yesus Kristus

5 Aliran Sesat Ini Ada di Indonesia, Ada yang Seenaknya Ganti Kalimat Syahadat, Ada yang Ngaku Titisan Bunda Maria dan Yesus Kristus

Seperti di Indonesia misalnya, terdapat beberapa sekte yang justru jauh dari ajaran agama Islam. Meski begitu, tak jarang sekte-sekte tesebut menggunakan Islam sebagai embel-embel demi menarik massa.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT