Sejumlah wakil Indonesia menjalani babak 16 besar Denmark Open 2022, Kamis (20/10/2022). Fajar/Rian menjadi figur pertama Tanah Air yang tembus perempat final
Hari ini, Jumat (15/4/2022), Bagas/Fikri dijadwalkan melawan pasangan Jepang Hiroki Okamura/Masayuki Onodera pada pertandingan Perempat Final Korea Masters Open.
Sejatinya tim bulutangkis Indonesia memiliki 2 peluang untuk bisa membawa pulang medali emas dari ajang Korea Open 2022, setelah meloloskan wakil di final sektor tunggal putra dan ganda putra.
Ganda putra unggulan keempat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menginjakkan kaki di babak final Korea Open 2022 setelah membungkam Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.
Ganda putra peringkat dua dunia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus mengakui keunggulan pasangan peringkat ke-225, Kang Minhyuk/Seo Seung Jae pada pertemuan di semifinal Korea Open.
Indonesia memastikan satu tiket final Korea Open 2022 lewat ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan saling bertemu di semifinal pada Suncheon, Sabtu.
Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menuturkan bahwa keberhasilan mereka melalui babak perempat final Korea Open 2022 dengan mengalahkan pasangan asal Jepang.
Pebulutangkis Indonesia Shesar Hiren Rhustavito membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal India, Lakshya Sen dengan dua gim langsung 22-20, 21-9 pada babak 16 besar tunggal putra Korea Open 2022
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito keluar dari tekanan rubber game yang diberikan Sitthikom Thammasin pada babak pertama Korea Open 2022 dan menempatkan dirinya untuk laga 16 besar.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.