Aksi penembakan seorang istri anggota TNI di Semarang kini menemui titik terang. Biang keladi dari kasus percobaan pembunuhan Rina Wulandari, yaitu Kopda M
Jenazah Kopral Dua (Kopda) Muslimin menjalani pemeriksaan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Kamis (28/7/2022). Proses penyelidikan ini dilakukan usai dalang dari pembunuhan istrinya bernama Rina Wulandari tersebut dikabarkan bunuh diri dengan cara meminum racun di rumah orangtuanya di Desa Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal sekitar pukul 07.00 WIB.
Kopda Muslimin atau Kopda M menjadi biang dari drama ‘Percobaan Pembunuhan Istri anggota TNI’ kini ditemukan tewas di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah
Kopda Muslimin atau Kopda M, seorang prajurit Arhanud TNI menjadi otak dari kasus percobaan pembunuhan Rina Wulandari di Jalan Cemara III Banyumanik, Semarang
Otak dari kasus penembakan istri anggota TNI di Semarang yaitu sang suami, Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah
Kopda Muslimin yang didudga menjadi otak penembakan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari, dikabarkan meninggal dunia di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.