Polisi mengungkap motif dua pelaku berinisial DM dan MG dalam melancarkan aksi penyiraman air keras terhadap KA di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Polisi kembali menangkap pelaku penyiraman diduga air keras terhadap seorang pria yang tengah mengendarai motor di Kelurahan Rawa Buaya, Jakbar, Minggu lalu.
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria tengah mengendarai motor diduga disiram air keras oleh pemotor lainnya di Jalan Darma Wanita V, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (26/4/2026).
Tri Wibowo (54) yang menjadi korban penyiraman air keras saat hendak salat subuh di Jalan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi meninggal dunia.
Pengendara motor listrik tiba-tiba disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di kawasan Jalan Dharma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Pihak Polsek Cengkareng bergerak cepat mendalami kasus penyiraman cairan yang diduga kuat sebagai air keras terhadap seorang pria di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat.Â
Viral di media sosial, ibu meminta keadilan untuk anaknya bernama MR (16) yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 26 Februari 2026
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta.
RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.