Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi reshuffle kabinet dilakukan Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Mensesneg Prasetyo Hadi membantah reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto bertujuan menghapus para menteri di era pemerintahan Jokowi.
Meski sisa masa jabatan Jokowi hanya tinggal 28 hari hingga 20 Oktober mendatang, Presiden masih buka meluang untuk melakukan perompakan atau reshuffle kabinet.
Jokowi sebut kemungkinan reshuffle atau perombakan kabinet dalam dekat ini. Hal ini menyusul pengunduran diri beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju (KIM).
Mendag RI Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas merespons adanya reshuffle kabinet menjelang akhir jabatan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Ia ungkap..
Presiden Jokowi akan melantik sejumlah nama hari ini sebagai menteri, wakil menteri, dan kepala badan nasional dalam reshuffle kabinet di Istana Negara Jakarta.
Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet hari ini, Senin (19/8/2024). Beredar enam nama yang akan dilantik menjadi menteri, wamen, dan kepala badan.
Pihak Istana mengkonfirmasi Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet hari ini, Senin (19/8/2024). Sejumlah nama menteri dan kepala badan akan diganti.
Menteri Bahlil Lahadalia menjawab isu reshuffle kabinet yang mana dirinya diplot jadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Arifin Tasrif.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan bahwa Presiden Jokowi pasti telah mempertimbangkan baik-baik jika memang benar akan melakukan reshuffle kabinet.
Zulhas menyebut keputusan Presiden Jokowi untuk menentukan waktu pengumuman perombakan atau reshuffle kabinet itu merupakan hak prerogatif seorang presiden.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.