Terungkap, sosok sebenarnya Jenderal TNI bintang satu yang meratapi hingga menitikan air mata di depan jenazah Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil.
Kunjungan di Sulawesi Selatan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman gelar baksos dan berikan Harley Davidson kepada Patwal Kodam Hasanuddin
Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Meutya Hafid ungkap Surpres terkait calon Panglima TNI pengganti Jendral Andika Perkasa kemungkinan akan diterima hari ini
Prosesi Wisuda Bhayangkara Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dipimpin oleh Panglima TNI Jendral Andika Perkasa dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo
Dalam rangka memperingati 1 abad Terate Emas atau hari jadi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Panglima TNI Jendral Andika Perkasa diangkat sebagai warga kehormatan.
Ke 14 Negara yang ikut andil yakni India, Inggris, Canada, Jepang, Singapura, Inggris, Korea Selatan, Malaysia, Francis, Timor Leste, Papua Nugini, New Zeland yang diketuai oleh Amerika Serikat.Â
Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bersama istri, Senin (25/7/2022) mendatangi korban penembakan yang terjadi di Jalan Cemara III Banyumanik Kota Semarang
Panglima TNI, Jendral TNI Andika Perkasa menyatakan siap membantu proses forensik untuk autopsi ulang jasad Brigadir J di Muaro Jambi, apabila diperlukan.
Deddy mengatakan jika dia memiliki seorang anak yang perlu ia rawat sampai dirinya bisa memastikan jika anaknya sudah bisa mengatasi semuanya secara mandiri.
Kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M ke Sumatera Utara langsung disambut hangat oleh Pangdam 1/BB beserta Forkopimda Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.