etua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, menjelaskan kalau tidak ada diskualifikasi untuk atlet Israel yang tidak hadir dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.
Keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak mengikutsertakan kontingen Israel pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 ternyata mendapatkan dukungan dari Federasi Gimnastik Internasional (FIG).
KPK resmi menahan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti alias Mbak Ita bersama suaminya yang merupakan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Alwin Basri.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) tengah menelusuri status pencekalan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita.
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) menggeruduk rumah pemenangan calon bupati dan wakil bupati Bunda Ita dan Mbak Zuli di Jalan Kartini Nganjuk, pada Kamis (10/10)
Suasana meriah menyelimuti Kota Nganjuk pagi ini ketika pasangan calon bupati dan wakil bupati, Bunda Ita dan Mbak Zuli, melakukan pendaftaran ke KPU Nganjuk.
Wali Kota Semarang menyebut biopori sangat bermanfaat untuk peresapan air di saat hujan dan sebagai proses pembuatan pupuk kompos dengan media daun-daun kering.
Gelombang dukungan untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk mulai bermunculan seiring dengan semakin dekatnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang kerap disapa Mbak Ita telah rampung menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang sedang digarap KPK.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.