Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) tidak boleh bersifat simbolik, di tengah konflik PalestinaâIsrael yang terus diwarnai pelanggaran hak kemanusiaan.
Ketika ketegangan sudah mulai gegara polemik visa atlet Artem Dolgopyat, media Israel kini jadikan Indonesia sebagai contoh buruk penyelenggara event olahraga.
Sikap tegas Indonesia yang enggan ajak Israel dalam ajang olahraga apapun yang dihelat di tanah air bukan kali pertama. Di awali ketegasan Presiden Soekarno.
Bukan kali ini saja Timnas Indonesia hampir ke Piala Dunia, 67 tahun lalu skuad Garuda juga pernah alami serupa. Namun saat itu, mereka digagalkan oleh Israel.
Sikap Indonesia menolak kedatangan atlet Israel sebagai solidaritas terhadap Palestina menjadi tema menarik untuk teks khutbah Jumat singkat untuk shalat Jumat, 31 Oktober 2025.
NOC Indonesia mendapatkan dukungan dari berbagai presiden Federasi Internasional yang hadir dalam IF Forums di The Olympic Museum, Lausanne menyusul keputusan IOC Executive Board yang memberikan rekomendasi agar IF meninjau kembali penyelenggaraan kejuaraan dunia di Indonesia.
Titik terang pun ditemukan dari hasil pertemuan NOC Indonesia dan IOC setelah Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mendatangi langsung Markas Besar IOC di Lausanne, Swiss, pada Selasa (28/10/2025).
Sanksi IOC atas penolakan atlet Israel mengingatkan publik pada sejarah serupa di era Soekarno, saat Indonesia juga dimusuhi IOC dan menanggapi dengan mendirikan ajang tandingan bernama Ganefo.
Keputusan Pemerintah Indonesia menolak kedatangan atlet senam Israel, Artem Dolgopyat, dalam Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta terus menuai reaksi keras ...
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari langsung bertindak lakukan ini setelah Indonesia disanksi Komite Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) buntut tolak atlet Israel.
Artem Dolgopyat, atlet senam artistik Israel yang visanya ditolak untuk masuk ke Indonesia akhirnya angkat bicara. Ia bahkan singgung peristiwa 7 Oktober 2023.
Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.