BMKG memprediksi hujan ringan hingga lebat akan turun di wilayah Aceh dalam durasi lama yakni hingga 27 Desember 2025. Warga setempat diminta tetap waspada.
Harus tetap waspada dan hati-hati, hujan masih berpeluang turun di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hari ini 2 Desember 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh memprakirakan sejumlah wilayah di Aceh berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pantai barat Aceh agar mewaspadai potensi bencana alam berupa kebakaran huta
Ada kabar buruk yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir utara dan barat Aceh.
Pawang hujan Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara kemabli membuat heboh jagat maya dengan ulahnya dengan pengusiran hujan di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.
Kehadiran Rara pawang hujan di PON Aceh menuai sorotan publik. Kemunculannya untuk menghalau hujan di Aceh dianggap tak sesuai syariat Islam. Seperti apa?
BMKG mengingatkan risiko hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia hari inu, meliputi Aceh, Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Disambar petir sebanyak 17 ekor sapi milik warga Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya langsung mati di tengah hujan lebat.
Kepala Pelaks
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.