Pemerintah memastikan proyek hilirisasi baterai mobil listrik yang semula digarap konsorsium LG kini resmi diambil alih oleh Huayou. Hal itu diungkap Bahlil.
Huayou berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Tongxiang, Zhejiang. Dilansir dari laman Hayou Indonesia, Hayou adalah perusahaan teknologi tinggi yang fokus pada riset, pengembangan, serta produksi material baterai lithium-ion dan material kobalt.Â
Bahlil menjelaskan bahwa Huayou telah menjadi mitra dalam proyek Indonesia Grand Package. Proyek tersebut menargetkan pembangunan baterai EV dengan kapasitas 30 GWh.
Pemerintah akan segera bertemu Huayou untuk menyusun ulang struktur proyek dan memastikan keberlanjutan investasi di sektor strategis rantai pasok EV setelah hengkangnya LG.
Perusahaan asal China, Huayou, disebut Bahlil akan menggantikan LG Energy Solution dan mitra Korea Selatan lain yang mundur dari proyek baterai kendaraan listrik (EV).
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol M Jacub Nurman Kamaru dan enam anggota lainnya dicopot dari jabatannya, akibat diduga terlibat penyalahgunaan wewenang.
Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.