Pemerintah memastikan proyek hilirisasi baterai mobil listrik yang semula digarap konsorsium LG kini resmi diambil alih oleh Huayou. Hal itu diungkap Bahlil.
Huayou berdiri pada tahun 1994 dan berkantor pusat di Tongxiang, Zhejiang. Dilansir dari laman Hayou Indonesia, Hayou adalah perusahaan teknologi tinggi yang fokus pada riset, pengembangan, serta produksi material baterai lithium-ion dan material kobalt.Â
Bahlil menjelaskan bahwa Huayou telah menjadi mitra dalam proyek Indonesia Grand Package. Proyek tersebut menargetkan pembangunan baterai EV dengan kapasitas 30 GWh.
Pemerintah akan segera bertemu Huayou untuk menyusun ulang struktur proyek dan memastikan keberlanjutan investasi di sektor strategis rantai pasok EV setelah hengkangnya LG.
Perusahaan asal China, Huayou, disebut Bahlil akan menggantikan LG Energy Solution dan mitra Korea Selatan lain yang mundur dari proyek baterai kendaraan listrik (EV).
Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga.
AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.