Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap kinerja dan kualitas infrastruktur yang dibangun. Menurutnya, pencapaian ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan jalan tol yang prima, aman, andal, dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional.
ULF ini melibatkan sejumlah instansi seperti Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Subdirektorat Keselamatan Keamanan Jalan Jembatan Bina Teknik (KKJJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara.
Terdapat ratusan petugas layanan operasional Tol Kutepat hadir dalam kegiatan pelatihan Safety and Defensive Driving yang diselenggarakan bersama Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Kepolisian Polda Sumatera Utara selaku pemateri utama.
Hal ini relevan dengan peran strategis infrastruktur yang menjadi salah satu kontribusi dalam mendukung kembalinya status Green Card Danau Toba berupa Jalan Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi â Parapat (Kutepat) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (Hamawas).
Sebagai langkah antisipasi potensi kecelakaan akibat hewan ternak masuk ke jalan tol, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) melaksanakan sosialisasi dan edukasi terkait bahaya masuknya hewan ternak di sekitar ruas tol Kuala Tanjung â Tebing Tinggi â Parapat (Kutepat).
Manager Pengendali Operasi Ruas Tol Kutepat, Sigit Prionggo mengatakan bahwa selama tahun 2024, gerakan kampanye SETUJU ini telah secara kontinu dilakukan oleh Hamawas setiap bulannya di Ruas Tol Kutepat, dengan menyasar supir travel, supir truk, hingga komunitas mobil.
Kegiatan Operasi Microsleep ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan analisis data, Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari, hal ini telah menjadi penyebab utama sejumlah kecelakaan di jalan tol.
Selama periode tersebut, tercatat total 35.077 kendaraan melintas di ruas tol Tebing Tinggi - Indrapura. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 20 persen dibandingkan dengan VLL normal.