Seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Prof. Dr. Hassanain Haykal, S.H., M.Hum merasakan bahagia setelah dirinya meraih jabatan guru besar di Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan berharap semua warga memiliki kewajiban moral tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keberlangsungan peradaban.
Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) melakukan pemusnahan atas 772 rakit penambangan emas tanpa izin (PETI), 1 boks pengolahan, serta 1 tenda pekerja dalam 136
Bernardo Tavares dipastikan baru akan menjalani debut resminya sebagai pelatih Persebaya Surabaya pada awal tahun 2026. Walaupun telah diumumkan sebagai nakhoda
Bernardo Tavares dipastikan baru akan menjalani debut resminya sebagai pelatih Persebaya Surabaya pada awal tahun 2026. Meski telah diumumkan sebagai nakhoda ..
Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Green Merah Putih, meminta pemerintah harus banyak belajar dari negara lain dalam mengatasi masalah lingkungan.
Dengan dimulainya ajang Gaikindo Jakarta Auto Week 2025, VinFast kembali luncurkan 2 mobil listrik terbarunya, yaitu yaitu Limo Green dan konsep pickup double cabin VF Wild.
Bantuan pembangunan toilet dan pembayaran gaji guru, diberikan oleh  sebuah perusahaan sawit, PT. Green Palma Riau Jaya. Pada Selasa (11/11/2025), Direktur PT. Green Palma Riau Jaya, Pebriyan Winaldy mengunjungi sekolah agama tersebut. Kedatangan Pebriyan disambut dengan hangat dan lantunan doa dari ratusan siswa serta para guru.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.