Ingatkah kamu, bahwa Sarwendah pernah menjadi personel Cherrybelle? Setelah 12 tahun, mantan istri Ruben Onsu itu akhirnya bongkar alasannya 'cabut' dari girlband tersebut.
Akhirnya, setelah 12 tahun, Sarwendah sudah tak mau menutup-nutupi lagi alasannya 'cabut' dari Cherrybelle, girlband yang telah membesarkan namanya tersebut.
Punya melodi yang slow, "I'll be There For You" nyatanya tetap pernah dibawakan Sarwendah dkk dengan gaya centil khas mereka yang sudah jadi konsep sejak debut.
Setelah 12 tahun berlalu, Sarwendah tak menutup-nutupi lagi mengenai alasannya hengkang dari Cherrybelle. Menurut mantan istri Ruben Onsu tersebut alasannya...
Cherrybelle pernah merilis lagu bertajuk "Love is You". Lagu tersebut pernah sampai dibuat menjadi film dan diperankan oleh personelnya, termasuk Sarwendah.
Berikut adalah lirik lagu "Brand New Day" oleh Cherrybelle yang juga ikut dinyanyikan oleh Sarwendah, saat wanita itu masih berkarier bersama grup tersebut.
Sarwendah kini sudah tak menyembunyikan lagi alasannya memilih untuk 'cabut' dari Cherybelle. Hal itu dibongkar olehnya setelah 12 tahun disimpan rapat-rapat.
Sebelum menjadi istri Ruben Onsu, nama Sarwendah sudah cukup dikenal sebagai salah satu anggota dari sebuah girlband populer di Tanah Air, yaitu Cherrybelle.
Lagu "Love is You" yang dinyanyikan Cherrybelle pernah meraih kesuksesan pada masanya, bahkan sampai dibuatkan filmnya. Sarwendah ikut berperan dalam film itu.
Cherrybelle debut pada 2011 dengan sembilan anggota, salah satunya Wenda atau Sarwendah. Lagu "Dilema" sukses jadi lagu yang membawa kepopuleran grup tersebut.
Setelah 12 tahun hengkang dari Cherrybelle, Sarwendah akhirnya buka suara terkait alasan hengkangnya ia dari grup yang telah membesarkan namanya itu. Ternyata..
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.