Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memastikan situasi kasus COVID-19 di Indonesia menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah/Lebaran 2023 masih terkendali, meskipun subvarian Omicron BA.1.16 atau Arcturus telah terdeteksi di Tanah Air.
inas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membeberkan bahwa batuk dan demam masih menjadi gejala dominan yang paling banyak ditemukan pada pasien COVID-19 di Jakarta, meski sudah ditemukan subvarian XBB.1.16 atau Arcturus.
Kementerian Kesehatan RI memastikan tiga warga yang mengalami kontak erat dengan pengidap Subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken di Indonesia seluruhnya negatif.
Omicron memang bisa menyebar dengan cepat namun gejalanya ringan sehingga masyarakat tidak perlu ke rumah sakit jika dinyatakan positif, baik itu tidak bergejala atau bergejala ringan.
Dokter Spesialis Penyakit paru dari RSUP Persahabatan Dr.dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) menyebutkan, bahwa gejala yang paling banyak dialami oleh pasien Omicron adalah nyeri dan gatal pada tenggorokan.
Long Covid-19 adalah kondisi saat seseorang masih merasakan gejala meski sudah dinyatakan sembuh Covid-19, di antaranya gangguan pernafasan dan gangguan penciuman atau anosmia.
Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran