Pertandingan kontroversi Timnas Indonesia melawan Bahrain menunjukkan adanya fanatisme tinggi. Fenomena itu mengingatkan pandangan "Sepak Bola seperti Agama".
Dalam rangka peringatan Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia, Sekjen OKI Hussein Ibrahim Taha tekankan perlunya persatuan global untuk melawan ancaman
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar KH. Embay Mulya Syarif mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai ajang pesta demokrasi yang aman, adil, lancar, dan damai, serta mengingatkan beda pilihan politik tidak boleh menimbulkan perpecahan.
Tak bisa dipungkiri kalau fanatisme dari para suporter klub sepak bola yang ada di Indonesia menjadi salah satu daya tarik dari dunia sepak bola di Indonesia.