Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) membatasi pendakian Gunung Kerinci sampai radius tiga kilometer dari kawah aktif, pasca-erupsi Gunung Marapi yang menewaskan 23 pendaki.
Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) membatasi pendakian Gunung Kerinci sampai radius 3 kilometer dari kawah aktif pascaerupsi Gunung Marapi yang menewaskan 23 pendaki.
Aktivitas Gunung api Kerinci kembali meningkat dan mengalami erupsi pada Rabu (15/02/2023). Pukul 12.07 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200m di atas puncak (± 4.005 m di atas permukaan laut)
Gunung Kerinci, Jambi kembali alami erupsi Selasa (7/2/2023) pukul 15.48 WIB. Ketinggian kolom abu mencapai lebih kurang 150 meter di atas puncak Gunung Kerinci
Erupsi Gunung Kerinci yang terjadi pada Jumat dan Sabtu pagi (4/2/2023) berdampak buruk pada lahan pertanian warga yang ada di sekitar Gunung Api Kerinci.
Sebanyak 13 desa di Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, diguyur hujan abu vulkanik aktivitas Gunung Api Kerinci pada Sabtu (4/2/2023).
Gunung Api Kerinci kembali mengalami erupsi pada Kamis (12/1/2023) sore sekira pukul 18:10 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.200 m di atas puncak.
Gunung Kerinci yang berada di perbatasan Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, kembali mengalami erupsi pada Kamis (12/1/2023) pagi tadi
Erupsi yang terjadi di Gunung Kerinci, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah merintis pembangunan jalur evakuasi Gunung Kerinci yang menembus wilayah TNKS
Gunung Kerinci yang terletak di Provinsi Jambi, kembali alami erupsi pada Rabu (11/1/2023) sekitar pukul 05.46 WIB dengan ketinggian abu yang teramati mencapai 900 meter.
PVMBG melalui laman resminya merilis, bahwa telah terjadi erupsi Gunung Api Kerinci pada tanggal 6 Desember 2022 pukul 08:22 WIB dengan tinggi kolom abu ± 700 M
Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan,
Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.