Emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan di atas level psikologis 1.800 dolar AS untuk hari kedua berturut-turut, ditopang dolar AS yang lebih lemah menjelang laporan data inflasi penting Amerika Serikat.
Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) di tengah kekhawatiran tekanan inflasi dan resesi ekonomi setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya secara agresif serta perang Rusia dan Ukraina yang terus berlarut-larut.
Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena kekhawatiran atas kenaikan biaya-biaya dan krisis Ukraina mendukung daya tariknya sebagai lindung nilai inflasi dan tempat yang aman, tetapi sikap kebijakan agresif Federal Reserve AS membatasi keuntungan.