Allah SWT telah menetapkan rezeki bagi setiap hamba sesuai takaran dan kemampuan masing-masing, sehingga setiap orang akan selalu tercukupi. Ini amalan agar rezeki mengalir deras
Rezeki lagi seret? cukup dengan membaca dzikir ini setiap selesai shalat Qobliyah subuh kata Habib Novel Alaydrus rezeki datang dari segala arah, silakan dibaca
Cara memperoleh rezeki sangat mudah. Habib Novel Alaydrus menyarankan dzikir ini dibaca sebelum shalat Subuh anjuran dari Rasulullah SAW sebanyak 100 kali.
Tak sedikit orang yang meminta rezeki kepada Allah untuk memenuhi kebutuhan hidup. apabila kerap melakukan amalan ini, dengan izin Allah dijamin rezeki akan mengepung
Inilah amalan untung mengundang rezeki datang di pagi hari, Buya Yahya sarankan perbanyak amalan ini di pagi hari setelah shalat subuh sampai matahari terbit.
Amalan khusus setelah shalat Subuh ini menjadi ijazah yang dibagikan almarhum KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen, jikalau ingin mendapatkan rezeki di pagi hari.
Bacaan dzikir ini sangat spesial membantu hajat diijabah. Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyarankan setiap setelah shalat Tahajud dan sebelum Subuh dibaca 40 kali.
Almarhum Ulama Syekh Ali Jaber dalam salah satu ceramahnya pernah membagikan satu amalan rezeki yang sangat bagus jika dilakukan setelah shalat Subuh. Amalan ini kata Syekh Ali Jaber bisa mengabulkan doa secepat kilat.
Habib Novel Alaydrus mengungkapkan Rasulullah SAW menganjurkan amalan dzikir ini wajib dirutinkan setiap sebelum shalat Subuh agar digempur rezeki dari langit.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.