keduanya diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan terlibat dalam pembunuhan terhadap Josep Agus Lepa di Dogiyai pada 5 Mei 2025 lalu.
Bangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hangus terbakar sekitar pukul 22.05 WIT, api dengan cepat merambat karena bangunan yang terbuat dari kayu.
2 Kantor Pemerintahan dan 8 Rumah diduga dibakar orang tidak dikenal Senin (31/7/2023)Â lalu, Kebakaran tersebut terjadi di 2 Lokasi berbeda di Kabupaten Dogiyai
Kebakaran gedung Kantor Bupati Dogiyai memicu komentar dan kritikan dari sejumlah tokoh di Dogiyai, pemerintah Dogiyai diminta segera membenahi aset pemerintah.
Polisi saat ini masih melakukan pengamanan dan olah TKP, selanjutnya akan diselidiki penyebab kebakaran di kantor Bupati Dogiyai yang merupakan kantor sementara
Kabupaten Dogiyai dimekarkan dari kabupaten induk kabupaten Nabire, sejak terbentuk, kabupaten Dogiyai tidak memiliki unit mobil pemadam kebakaran (Damkar).Â
Dua warga Dogiyai Provinsi Papua Tengah harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Dogiyai setelah tertangkap tangan sebagai pembuat senjata api rakitan
Gedung Kantor DPRD Kabupaten Dogiyai di Jalan Poros Nabire-Enarotali Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/3/2023) dini hari, sekira pukul 01.30 WIT ludes terbakar.
Akibat halangi kendaraan lewat, Satu warga dkabarkan meninggal dunia dan 2 terluka serta 1 truk dibakar pada Sabtu (21/01/2023) di Ugida, Dogiyai, Papua Tengah
Polres Dogiyai Tangani kasus tergelincirnya pesawat Rimbun Air PK-OTy di Bandara Udara Moenamani Kabupaten Dogiyai, pada Jumat (23/12/2022) pukul 13.37 WIT.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.