Komisi III DPR RI Rampungkan Uji Kelayakan 10 Capim KPK, Siap Lanjutkan Tahap Berikutnya. Komisi III DPR RI telah menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan
Calon Pimpinan (Capim) KPK Johanis Tanak menginginkan operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK ditiadakan. Menurutnya OTT tidak sesuai dengan ketentuan KUHP.
Di hari pertama Komisi III DPR RI selesai melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 4 calon pimpinan (Capim) KPK, ini nama-namanya
Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon pimpinan (capim) KPK.
Calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Poengky Indarti menyebut KPK harus melakukan pengawasan pasca Pemilu dan Pilkada. Begini katanya.
Capim KPK Poengky Indarti ingin membenahi hubungan antara KPK dengan Polri dan Kejaksaan Agung RI agar lebih bersinergi, dalam urusan pemberantasan korupsi.
Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) KPK, masih diperlukan untuk menjadi pintu masuk pengungkapan perkara besar.
Di dalam uji kepatutan dan kelayakan capim KPK, Irjen Kementan Komjen Pol Setyo Budiyanto menilai OTT harus tetap ada karena penting bagi pemberantasan korupsi.
DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan (capim) dan calon dewan pengawas (dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).