Keputusan Ohim mengelola BRILink Agen menjadi langkah penting dalam perjalanan usahanya, karena kian dirasakan masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan.
Di tengah keterbatasan akses layanan perbankan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, BRILink Agen Waisun menjadi tumpuan bagi masyarakat sekitar.
Keberadaan BRILink Agen di Desa Pelangkarya, Banyuasin, mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat karena kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan efisien.
Berangkat dari dataran tinggi Batur, Kabupaten Banjarnegara, seorang ibu rumah tangga bernama Peni Prayekti membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk bertumbuh.
BRI mengambil langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Anggota Kepolisian Polsek Baruga meringkus pelaku penipuan spesialis Agen Perbankan BRILink yang beraksi selama Ramadhan. Pelaku menggasak uang 9 Juta rupiah
Berdalih butuh uang untuk mudik Lebaran, seorang pecatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Mesuji bernama Suwoko (35), nekat melakukan perampokan menggunaka
Ido Terbittian (33) dan Riko (30), dua orang pelaku perampokan bersenpi di kios BRILink berhasil diringkus aparat Kepolisian Polresta Bandar Lampung, pada Minggu (20/11/2022). Keduanya telah beraksi di delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Provinsi Lampung.
Bandar Lampung, Lampung - Sebuah agen kios ATM mini BRILink di Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Lampung disatroni kawanan perampok bersenjata api, pada Jumat (5/11/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.