Kolaborasi Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengungkap sebanyak 4.749 kasus narkotika
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom menyatakan akan menindak tegas dua oknum pegawai Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan, Sumatera Utara yang diduga terlibat kasus perampokan bersenjata api. Jika terbukti, keduanya akan dipecat.
Lembaga Sosial Masyarakat Pengobat traditional Supranatural Nusantara Peduli Anak Bangsa (Battra SN) menggelar kegiatan sosialisasi di SMPN 04 Cikarang Utara.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Martinus menyebut keberhasilan operasi gabungan ini, berawal dari informasi perjalanan sabu dari Malaysia yang akan melintas di wilayah perairan Kepri.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom mengatakan, HANI pada tahun ini mengangkat tema masyarakat bergerak, bersama melawan narkoba, mewujudkan Indonesia bersinar.
Dalam rangka pergantian pimpinan, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelar acara Kenal Pamit Kepala BNN RI, di Menara Bidakara, Jakarta,
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen. Pol. Prof. Dr. Petrus. R. Golose memberikan penghargaan kepada 5 (lima) orang Kelompok Ahli BNN RI, di Kantor BNN RI, Cawang Jakarta Timur.
Melalui orasi ilmiahnya sebagai guru besar Kepala BNN RI, Komjen Petrus Reinhard Golose beri perhatian pada Kejahatan Transnasional terhadap Peredaran Narkotika
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Prof. Dr. Petrus R. Golose meraih gelar guru besar tetap Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.