BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat akibat pengaruh eks-siklon tropis Nuri dan aktivitas atmosfer lainnya di kawasan regional.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir, khususnya pada sore dan malam hari di wilayah Jawa Tengah bagian selatan dalam beberapa hari ke depan.Â
Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di DI Yogyakarta beberapa hari terakhir ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengaitkan kondisi ini dengan siklon tropis Luana.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi mayoritas wilayah di Indonesia berpotensi berawan hingga hujan ringan hari ini, Minggu (25/1/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa Indonesia akan memasuki masa puncak musim penghujan pada Januari-Februari mendatang. Curah hujan akan meningkat signifikan di sejumlah daerah seperti Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.Â
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengatakan saat ini terpantau ada tiga siklon yang mengepung Indonesia. Ketiganya yaitu siklon Bakung, bibit siklon 93S, dan bibit siklon 95S.
Baru-baru ini sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa BMKG mengimbau masyarakat agar waspada karena adanya Siklon Tropis 97S yang disebut berpotensi âmengepungâ Pulau Jawa dalam beberapa hari ke depan.
BNPB imbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat kemunculan dua bibit siklon tropis di wilayah Samudra Hindia.
Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai