Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero, anak Sungai Bengawan Solo di Lamongan, hingga kini (20/1) belum kunjung surut. Sebanyak 15 pompa air diaktifkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan menyatakan pasang laut setinggi 2,8 - 3,1 meter di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Timur berpotensi merusak tambak, sehingga pengelola tambak diimbau waspada agar tidak merugi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar menyatakan banjir akibat luapan Sungai/Krueng Kala di Kecamatan Lhoong yang dipicu tingginya intensitas hujan pada Selasa (11/11/2025) telah surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.
BPBD Gresik melaporkan jika perkembangan bencana banjir yang melanda pemukiman warga di sejumlah kecamatan akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo itu hingga Senin (3/3) mulai berangsur surut
Akses jalan di Jalan Lingkar Kudus di Desa Ngembalrejo juga terendam banjir pada Kamis (6/2/2025) malam sehingga mengakibatkan antrean kendaraan cukup panjang.
Ratusan rumah warga di Lingkungan Cakarayam Baru, Kelurahan Mentikan dan Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, hingga Rabu (11/12) siang, masih terendam banjir.
Info mudik soal banjir karena hujan lebat di Jalan Kaligawe, Semarang, sejak Jumat (5/4/2024) malam hingga Sabtu (6/4/2024) tadi siang. Genangan sudah surut.
Progres kerja Pemprov DKI Jakarta dalam upaya menangani banjir disorot Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Indikator kecepatan surut air bukan jadi patokan.
Kereta api yang pertama diberangkatkan pascabanjir adalah KA Argo Merbabu dengan relasi Semarang Tawang - Gambir yang diberangkatkan pagi ini pukul 05.50 WIB.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.