Pencarian korban tenggelamnya kapal Putri Sakina resmi ditutup, seluruh personel tim SAR gabungan bersama alat angkutan laut ditarik dari lokasi pencarian.Â
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menetapkan dua orang tersangka dalam perkara kecelakaan kapal KLM Putri Sakinah yang terjadi di perairan Manggarai Barat.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo mengumumkan pembukaan kembali pelayaran wisata di Taman Nasional Komodo mulai, Jumat (9/1/2026).
Pencarian satu korban terakhir tenggelamnya KLM Putri Sakinah di Selat Padar, Taman Nasional Komodo diperpanjang dua hari, 8 Januari hingga 9 Januari 2026.
(DVI) Polda Nusa Tenggara Timur memastikan bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Komodo merupakan salah satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol
Jasad diduga anak pelatih tim sepak bola perempuan, Valencia FC B, ditemukan dalam bangkai Kapal Motor (KM) Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT.
Nelayan asal Pulau Komodo, menemukan bangkai kapal di perairan dekat Pulau Komodo bagian barat, Saat diperiksa, mereka menemukan ada sesosok jenazah dalam kapal
Pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo dilanjutkan, setelah pelatih sepak bola putri Valencia, Fernando Martin Carreras dan seorang anaknya ditemukan.
Setelah diidentifikasi beberapa jam, dipastikan jenazah adalah pelatih sepak bola Valencia FC asal Spanyol. Jenazah kini dititipkan di RSUD Merombok Labuan Bajo
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.