CfDS Universitas Gadjah Mada sebut Bacapres 2024 Anies Baswedan memiliki tingkat interaksi paling tinggi dalam postingan dan komentar di media sosial X.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyinggung penculikan kadernya oleh PDI-P pada Pilbup 2015 lalu. Kader yang dimaksud adalah Abdullah Azwar Anas, mantan Bupati Banyuwangi yang kini menjabat Menpan-RB
Pasangan Bacapres Anies Baswedan dan Bacawapres Muhaimin Iskandar (Gus Imin) melanjutkan safari di Jawa Timur dengan mendatangi Pondok Pesantren Nuris di Jember
Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan indikasi pergerakan âpasukan siberâ (cyber troop) pada semua bakal calon presiden 2024
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani meresmikan markas relawan Prabowo Subianto dari relawan Repro Mandiri 08 di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Bakal Calon Wakil Presiden (cawapres) Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ngaku berutang besar pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Peneliti Indonesia Polling Stations (IPS), Alfin Sugianto bicara soal kecenderungan arah dukungan basis massa 10 partai besar terhadap tiga (3) Bacapres 2024.Â
Sandiaga menyebut partainya terus berkomunikasi dengan PDIP terkait nama cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. Ia siap menerima apapun keputusannya.
Sebagai kader muda, sikap Afri Rizki Lubis dinilai amat disayangkan lantaran tidak tetap pendirian dan tidak loyalis. Orang nomor dua di partai Golkar Sumut ini tak keberatan jika kadernya tersebut hengkang.
Kader Partai Demokrat sekaligus Bupati Jembrana, Bali, I Nengah Tamba menyatakan siap mendukung bacapres dari Partai PDIP, Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.