Timnas Indonesia akan melakoni partai hidup-mati menghadapi Filipina di laga terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024)
Kekalahan dari Vietnam di matchday ketiga Grup B Piala AFF 2024 kemarin membuat Timnas Indonesia kehilangan 2,37 poin dan terancam turun dari urutan ke-125.
Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- gagal mengatasi perlawanan Laos usai ditahan 3-3 pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Kamis 12 Desember 2024.
Exco PSSI, Arya Sinulingga memberikan tanggapan soal aksi brutal bek Myanmar, Hein Phyo Win kepada Marselino Ferdinan di laga pembuka Grup B Piala AFF 2024
"Alhamdulillah Timnas Indonesia memetik tiga poin di laga pembuka. Setiap pertandingan pembuka berat dijalani, apalagi kita mayoritas pemain muda," ujar Erick.
Tak ingin kalah dari Timnas Indonesia, Harimau Malaya mulai semakin serius berburu pemain keturunan berdarah Malaysia yang sedang berkarier di daratan Eropa.
Profil Jay Idzes, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang bakal menjalankan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), di (Kanwil) Kemenkumham Jakarta
Ketua Umum PSSI Erick Thohir baru saja memperkenalkan sosok pemain keturunan baru Jay Idzes pada Kamis (7/9/2023). Idzes memiliki darah Indonesia dari kakek dan
Pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 akan tetap berlangsung meski Indonesia sebagai tuan rumah tengah dirundung duka. Sebagaimana diketahui
Di tengah suasana duka atas meninggalnya ratusan suporter dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya, PSSI memastikan pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.