Manohara Odelia Pinot baru-baru ini muncul dan membongkar kebusukan lama ibunya terhadap dirinya. Hal itu usai viralnya child grooming Aurelie Moeremans dengan karyanya Broken Strings
Tak sedikit orang mengaitkan kasus yang dihadapi Manohara dengan isu Child Grooming setelah aktris Aurelie Moeremans membagikan kisahnya di buku Broken Strings
Selama ini publik mungkin melihat kedekatan Manohara Odelia Pinot atau Manohara dan ibundanya Daisy Fajarina sebagai potret hubungan yang akrab. Namun, melalui pernyataan terbarunya -
Nama Manohara Odelia Pinot pernah mengguncang jagat hiburan Tanah Air pada 2009 silam, menyusul kisruh rumah tangga yang menyeret dirinya ke pusaran perhatian -
Desas-desus sosok menjadi saksi menikahkan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti pada 2011, telah terungkap setelah isu child grooming dalam Broken Strings viral.
Setelah Aurelie Moeremans, beberapa waktu lalu Jessica Iskandar akhirnya berani ungkap kisah trauma masa lalunya pernah dilecehkan teman sang ayah. Seperti apa?
Pada tahun 2019, Roby Tremonti yang kini dikaitkan dengan 'Bobby' di buku memoar Broken Strings Aurelie Moeremans ternyata juga pernah DM selebgram ini.
Ibu mertua Aurelie Moeremans, Ida Beginho ikut muncul setelah isu child grooming dalam buku Broken Strings karya menantunya sekaligus istri Tyler Bigenho viral.
Terungkap! Roby Tremonti bongkar alasan sebenarnya pernikahannya dengan Aurelie Moeremans tak dicatat secara sipil, hingga klarifikasi soal isu masa lalu.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.