Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah sejak beberapa hari terakhir, mengikibatkan atap gedung SD Negeri 1 Pejagatan, Kecamatan Kutowinangun, ambrol, Selasa (28/11/2023).
Polres Gunungkidul akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus atap kelas SD Muhamadiyah, Bogor, Gunungkidul, Yogyakarta, yang runtuh, Selasa (8/11/2022) lalu
Fauzi Ajitama (12), murid korban atap gedung SD yang ambrol meninggal dunia, setelah kritis dan mendapat perawatan intensif di RSUD Wonosari Gunungkidul.
Polisi terus melakukan penyidikan kasus ambrolnya atap SD Muhammadiyah Bogor, Kapanewon Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, yang terjadi pada Selasa (7/11/2022).Â
Puluhan murid SD Muhammadiyah Bogor, Gunungkidul, Yogyakarta, dilaporkan terluka dan dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit, setelah atap ruang kelas ambrol.
Akibat hujan deras dan usia kayu yang rapuh diduga menjadi penyebab ambruknya bangunan atap SMPN 2 Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Ambrolnya atap bangunan sekolah SD Negeri 2 Ambalresmi Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Senin (30/5/2022) pagi mulai diperbaiki secara bergotong royong.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memerintahkan jajaran terkait segera memperbaiki atap sekolah SDN 2 Ambalresmi yang ambrol, hingga para siswa belajar di mushola
Siswa kelas 3 di SDN 2 Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kebumen, harus belajar di ruang mushola sekolah akibat atap ruang kelas mereka ambrol, Selasa (24/5/2022). Â
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.