Aplikasi TEMU disebut dapat mengancam bagi UMKM dalam negeri. Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) memastikan aplikasi TEMU tidak akan masuk ke Indonesia.
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mengatakan bahwa aplikasi e-commerce TEMU asal China berkeinginan untuk masuk ke pasar Indonesia.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan, aplikasi belanja asal China, Temu, tidak akan bisa masuk Indonesia karena tidak dapat diterapkan di Indonesia.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki sudah melapor ke Jokowi agar tidak mengizinkan masuknya e-commerce baru asal China, Temu.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sudah mengatakan, ancaman dari kehadiran aplikasi perdagangan lintas negara asal China , Temu, harus diantisipasi.