Tali yang terikat di tangan korban bunuh diri satu keluarga di Apartemen Teluk Intan menjadi kunci penyidikan dan pengungkapan kasus tersebut. Polisi bilang begini.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan soal kasus satu keluarga terjun dari lantai paling atas Apartemen Teluk Intan masih menunggu pemeriksaan ahli dan laboratorium forensik.
Inilah situasi terkini lokasi jatuhnya satu keluarga yang lompat dari rooftop Apartemen Teluk Intan. Di sekeliling lokasi bekas jasad terdapat banyak buket bunga.
Satu keluarga diduga bunuh diri dengan cara terjun dari rooftop lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (9/3/2024). Tangannya saling terikat.
Beginilah kronologi empat orang diduga bunuh diri dengan cara terjun dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan. Dari rekaman CCTV terpantau suami sempat mencium kening istrinya.
Aksi empat orang diduga bunuh diri dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan terekam kamera pengawas CCTV. Gerak-geriknya terpantau sejak kedatangan hingga melompat dari rooftop.
Tragis, nasib empat orang yang tewas di Jakarta Utara (Jakut). Pasalnya, mereka tewas usai terjatuh bersamaan dari apartemen Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan,
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta.
RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.