Pesan bernada brutal itu dikirim saat sekolah sedang libur dan berisi ancaman pengeboman, penculikan, hingga pembunuhan dan pengedaran narkoba terhadap siswa.
Kementerian Perhubungan konfirmasi adanya ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5276 yang bawa 442 jemaah haji kloter 12 JKS