Akibat menerobos palang pintu perlintasan, mobil sedan Brio yang dikemudikan oleh selebgram Lampung Regita Cicilia Maharani (22) dan Ali Akbar (23), tertabrak
Duduk di pagar tembok, dua orang siswa SMAN 2 Bandung terjatuh dari lantai dua. Kejadian ini terjadi pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 10.30 WIB jam istirahat.Â
Tim Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik menyatakan hasil autopsi meninggalnya siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Advent, Rahmat Telaumbanua akibat mengalami penyakit jantung.
Keluarga Advent meragukan hasil autopsi almarhum Advent. Dugaan kematian di SPN Polda Lampung kontroversial. Mereka akan laporkan ke Mabes Polri dan Presiden.
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung akan mengadakan gelar perkara terkait kasus dugaan penganiayaan di SPN Lampung yang menyebabkan Advent Pratama Telaumbanua meninggal dunia, Senin (28/8/2023).
Advent Pratama Telaumbanua, siswa berprestasi yang berhasil lolos seleksi Bintara Polri. Sayangnya, dia meninggal saat pendidikan di SPN Kemiling Lampung.
Keluarga Advent Pratama Telaumbauna, siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Lampung yang tewas saat menempuh pendidikan bintara Polri resmi melapor ke Polda Lampung,
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi Polda Lampung untuk memantau  dan melakukan penyelidikan terkait tewasnya siswa sekolah polisi negara (SPN)
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi dalam peristiwa tewasnya siswa SPN Lampung asal Nias Selatan, Advent Prata
Pascamendapat kabar kematian Advent Pratama Telaumbanua yang baru menjalani pendidikan selama 21 hari di SPN Lampung, pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa
Baru jalani pendidikan selama 21 hari di SPN Lampung, Advent Pratama Telaumbanua ditemukan keluarganya meninggal dunia saat tengah jalani latihan fisik di SPN
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.