Anwar Usman adik ipar Jokowi jadi Ketua MK, PDIP sebut tidak ada konflik kepentingan. Hasto Kristiyanto mengatakan tidak perlu khawatir soal adanya konflik kepentingan.
Anwar Usman yang merupakan adik ipar dari Presiden Jokowi dilantik menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Menanggapi hal ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto men
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman yang menikahi Idayati mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya akan menikahi seorang Adik dari Presiden Joko Widodo.
Pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik kandung dari Presiden Joko Widodo berjalan lancar. keduanya resmi menjadi pasangan suami istri
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman dengan adik perempuan Presiden Joko Widodo, Idayati telah selesai melangsungkan akad nikah pada Kamis (26/5/2022)
Sebelumnya Idayati mempunyai suami bernama Hari Mulyono. Namun suaminya meninggal dunia akibat stroke pada 2018 lalu dan menghembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Prosesi akad nikah Ketua MK, Anwar Usman dengan Adik Presiden Jokowi, Idayati telah dilaksanakan. Saat ini Idayati telah sah menjadi Istri dari Anwar Usman.
Pagi ini telah dilangsungkan akad nikah Ketua MK Anwar Usman dengan Adik Presiden Jokowi, Idayati. Namun, banyak orang belum mengetahui kisah diantara keduanya
Hal unik terlihat dalam acara pernikahan Ketua MK Anwar Usman dan adik Presiden Jokowi Idayati, dimana tamu undangan terlihat disambut oleh prajurit keraton
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.