Makna di Balik Angka-angka Unik Nomor Motor Pebalap motoGP (2)
- instagram @polespargaro @valeyellow46
Pol Espargaro pun ingin memakai nomor 4. Namun saat naik kelas utama motoGP pada 2013, adik kandung sesama pebalap, Aleix Espargaro, tak bisa memakai nomor 4 karena sudah jadi milik Andrea Dovizioso. Pol lantas menggandalkan angka 4 dan alhasil menjadi nomor 44.
Andrea Dovizioso – 04
Jika bisa memilih, Andrea Dovizioso tidak ingin menggunakan nomor 04, tetapi nomor start 34. Seperti yang ia gunakan semasa di GP125 dan GP250, 34 adalah nomor pebalap idola, yaitu Kevin Schwantz. Tapi Dovizioso tidak boleh menggunakan nomor start 34 di kelas utama, motoGP.
Dorna Sports telah mengabadikan nomor start 34 sebagai apresiasi saat Schwantz pensiun dari GP500. Sebagai penghormatan, Dovi pun menggunakan angka terakhir dari nomor 34 yaitu nomor 4. Tapi ia merevisi kembali nomor startnya menjadi 04 saat ia pindah ke tim pabrikan Ducati pada MotoGP 2013.
Valentino Rossi – 46
Nomor 46 begitu identik dengan legenda Valentino Rossi. Ia mencintai sang ayah, Graziano Rossi, yang memakai nomor 46 saat memenangi balapan di Rijeka pada 1979, yang juga merupakan tahun kelahiran The Doctor. Bahkan Vale tidak mengubah nomor start 46 saat berulangkali menjadi juara dunia motoGP.
"Saya pasti akan terus menyimpan 46 karena ini nomor saya. Semua orang tahu. Kadang saya juga sedih karena 1 merupakan nomor yang bagus, tapi membalap dengan nomor 46 selalu menjadi hal yang saya inginkan," ujar Valentino Rossi.
Vale tidak asal berucap. Ia membuktikan kecintannya pada nomor 46 yang juga berarti rasa cinta pada ayahnya dengan memakai nomor 46 saat menjajal olahraga otomotif lain di luar motoGP, seperti balap mobil, motor trail dan lain-lain. (rfk/raw)
Load more